Pada bulan Juni lalu, Murdoch memiliki rencana untuk merestrukturisasi kerajaan medianya, News Corporation. Dalam rencana tersebut, ia akan memecah perusahaannya menjadi dua bagian yaitu memisahkan kelompok media dan aset bisnis hiburan dari usaha penerbitan atau percetakan. Demikian sebagaimana diberitakan
BBC (Minggu, 22/7).
Murdoch dikabarkan juga akan mengundurkan diri dari jabatannya di sejumlah perusahaan yang beroperasi di Amerika Serikat, Australia, dan India.
Meski demikian, sebagian besar pegawai di News International masih berharap Murdoch mewujudkan komitmennya dalam membangun kelompok media cetak dan digital terbesar didunia.
Sementara pegawai lainnya justru berpendapat bahwa langkah Murdoch ini merupakan upaya awal dalam melanggengkan jalan bagi penjualan perusahaan. Pasalnya, spekulasi mengenai kemunduran Murdoch di media-media Inggris memang sudah berlangsung lama. Terutama saat kasus penyadapan telepon terungkap yang menghancurkan reputasi News International.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: