
. James Holmes, pelaku yang menghujani penonton film Batman, The Dark Knight Rises dengan tembakan membabi buta itu mengaku telah membeli secara legal 6 ribu paket amunisi melalui internet sejak dua bulan yang lalu.
Kesaksian ini diungkapkan Holmes setelah polisi berhasil menangkap dirinya di sebuah apartemen yang tak jauh dari tempat kejadian perkara.
Pria berusia 24 tahun yang dalam aksinya mengaku sebagai tokoh antagonis, The Joker, mengatakan bahwa dia membeli secara legal semua amunisi tersebut, termasuk 4 pucuk senjata api yang digunakannya saat beraksi.
Sebagaimana diberitakan
BBC (Sabtu, 21/7), mahasiswa S3 jurusan neuroscience dari University of Colorado-Denver itu membeli semua senjata melalui toko online lokal sejak 60 hari terakhir.
Data terbaru menyebutkan 71 orang menjadi korban penembakan tersebut dan 12 diantaranya meninggal, 10 orang korban meninggal di tempat, sementara 2 lainnya meninggal di rumah sakit.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: