
Sutradara film
Batman, The Dark Night Rises, mengecam keras aksi penembakan yang terjadi saat pemutaran perdana film tersebut di sebuah teater di Aurora, Colorado, Amerika Serikat, Jumat dinihari waktu setempat (20/7). Christopher Nolan juga berbela sungkawa atas jatuhnya 12 korban tewas dalam insiden tersebut.
"Saya berbicara atas nama pemain dan awak
The Dark Knight Rises. Saya juga menyampaikan kesedihan mendalam kami atas tragedi 'tanpa perasaan' ini yang telah menimpa seluruh masyarakat Aurora," ujar sutradara asal Inggris tersebut dalam sebuah pernyataan yang dibacakan juru bicaranya di Los Angeles, Amerika Serikat, sebagaimana dikutip
BBC (Sabtu, 21/7).
Aksi penembakan yang menewaskan 12 orang dan melukai 59 lainnya tersebut dilakukan oleh James E. Holmes. Pemuda berusia 24 tahun ini mengecat rambutnya dengan warna merah dan kemudian mengaku sebagai
The Joker atau musuh Batman sebelum melakukan aksinya.
The Joker gadungan ini merupakan seorang mahasiswa S3 jurusan neuroscience. Kabar terakhir menyebutkan dia diduga mengalami ganguan jiwa karena mendapat kabar akan di drop out dari University of Colorado-Denver.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: