"Presiden Obama mendukung investigasi dan akan terus 'menemani' rakyat Bulgaria dalam menjalani masa sulit ini," ujar sebuah pernyataan Gedung Putih yang mengutip pembicaraan Obama dengan Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borissov sesaat lalu, sebagaimana dilansir
Xinhua (Sabtu, 21/7).
Saat ini, FBI dan CIA tengah bekerja sama dengan peneliti Bulgaria dalam mengidentifikasi orang-orang yang berada di belakang aksi yang menewaskan lima warga Israel, satu sopir bus warga Bulgaria dan pelaku itu sendiri.
Sebuah rekaman video yang dirilis otoritas Bulgaria terkait serangan Rabu (18/7), memperlihatkan tersangka seorang laki-laki kulit putih. Pelaku diperkirakan berusia 30 dengan rambut panjang. Dia terlihat menjinjing ransel dan tas laptop.
Sebelumnya pemerintah Israel dan Amerika Serikat telah menuduh Iran dan Hizbullah sebagai dalang dibalik serangan brutal ini. Namun tuduhan tersebut segera dibantah oleh Iran dan Hizbullah.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: