"Obama menyampaikan pesan ini kepada Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatullah al Udzma Sayid Ali Khamenei pekan lalu melalui Perdana Menteri Turki, Recep Tayyib Erdogan," tulis Kolumnis Senior
Washington Post David Ignatius sebagaimana dikutip
Haaretz (Sabtu, 7/4).
Menurut David Ignatius, dalam pesan itu, Obama disebutkan telah memberikan sinyal kepada Iran bahwa AS akan menerima program nuklir sipil Teheran dengan syarat Iran mampu memperkuat pembelaannya tidak memproduksi senjata nuklir.
"Erdogan beberapa hari sebelum melawat ke Iran berdialog dengan Obama di Seoul selama dua jam dan dalam pertemuan tersebut diputuskan bahwa Erdogan diminta untuk menyampaikan pesan presiden AS kepada Rahbar (para pemimpin Iran) terkait masalah nuklir Iran dan Suriah," papar Ignatius.
Sementara itu, para petinggi Iran senantiasa menekankan bahwa nuklir Iran hanya dikembangkan untuk kepentingan sipil. Mereka menilai penggunaan senjata nuklir bertentangan dengan ajaran agama Islam.
[ian]
BERITA TERKAIT: