Reuters melaporkan, harga emas spot melemah 0,6 persen ke level 4.682,13 Dolar AS per ons pada perdagangan Senin 27 April 2026 atau Selasa dini hari WIB.
Sementara emas berjangka AS ditutup melorot 1 persen ke posisi 4.693,70 Dolar AS.
Minimnya kemajuan dialog membuat Selat Hormuz tetap terganggu, mendorong harga minyak Brent ke level tertinggi dalam tiga pekan. Hal ini menjadi salah satu penyebab yang menekan pergerakan logam mulia. Kondisi ini juga memperburuk ekspektasi inflasi global.
Lonjakan inflasi yang melampaui target mempersulit Federal Reserve untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat.
Suku bunga tinggi cenderung mengurangi daya tarik emas karena meningkatkan opportunity cost memegang aset tanpa imbal hasil tersebut.
Investor kini bersiap menghadapi pengumuman kebijakan moneter The Fed pada hari Rabu, yang juga menjadi salah satu pertemuan terakhir di bawah kepemimpinan Jerome Powell.
Pelemahan ini turut menyeret logam lainnya; perak turun 0,5 persen ke 75,26 Dolar AS, platinum melemah 1,1 persen, dan paladium merosot 1,3 persen.
BERITA TERKAIT: