Pejabat keamanan setempat menuduh bahwa aksi ini merupakan serangan balasan yang dilakukan oleh Al Qaeda. Pasalnya, sebelum peristiwa tersebut terjadi, pesawat tanpa awak milik AS menyerang persembunyian gerilyawan Al Qaeda di kota Azzan, 150 kilometer di sebelah timur Ataq, ibu kota provinsi Shabwa, Yaman bagian Tenggara.
"Gerilyawan Al Qaeda telah berulangkali menyerang pipa saluran minyak Yaman di Shabwa, kali ini mereka lakukan setelah terjadi serangan pesawat tanpa awak AS. Aksi gerilyawan tersebut semata-mata juga merupakan pembalasan terhadap pemerintah Yaman," ujar pejabat keamanan yang tidak disebutkan namanya tersebut sebagaimana dikutip Xinhua (Sabtu, 31/3).
Sebelumnya pada Jumat pagi, pesawat tanpa awak milik AS menyerang puluhan pejuang Al Qaeda yang melakukan perjalanan dengan satu kendaraan di jalan utama kota yang dikuasai gerilyawan tersebut, Azzan, di Provinsi Shabwa. Pejabat keamanan mengatakan bahwa serangan AS tersebut menewaskan sedikitnya tujuh gerilyawan dan beberapa gerilyawan diantaranya terluka.
Pejuang Al Qaeda yang memanfaatkan konflik di negeri tersebut telah menguasai beberapa kota kecil di provinsi Abyan dan Shabwa.
[ald]
BERITA TERKAIT: