Pernyataan Waller Kerek Logam Mulia, Harga Emas Terbang Lebih dari 2 Persen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 04 September 2026, 07:05 WIB
Pernyataan Waller Kerek Logam Mulia, Harga Emas Terbang Lebih dari 2 Persen
Ilustrasi (Artificial Inteligence)
Kecil Besar
rmol news logo Harga emas melonjak lebih dari 2 persen setelah pelaku pasar memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) bulan ini. 

Sentimen tersebut menguat menyusul pernyataan Gubernur Federal Reserve, Christopher Waller, yang mengisyaratkan dukungan untuk mempertahankan suku bunga apabila data ekonomi terus menunjukkan penurunan tekanan inflasi.

Komentar Waller tersebut membuat pelaku pasar menurunkan perkiraan kenaikan suku bunga pada pertemuan 15-16 September mendatang. 

Peluang kenaikan suku bunga kini menyusut menjadi sekitar 54 persen, turun dari posisi sebelumnya yang berada di kisaran 62 persen. Para trader melihat bank sentral Amerika Serikat tidak akan terlalu agresif, dengan kemungkinan hanya menaikkan suku bunga satu kali lagi ke depan.

Di pasar spot, harga emas melesat 2,3 persen menjadi 4.488,54 Dolar AS per ons pada penutupan perdagangan Kamis 3 September 2026, atau Jumat dini hari WIB. 

Sementara itu, kontrak emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember ditutup melambung 2,8 persen ke level 4.539,90 Dolar AS per ons.

Di pasar logam mulia, harga perak spot melompat 2,8 persen menjadi 67,13 Dolar AS per ons, platinum melejit 4,2 persen ke posisi 1.830,28 Dolar AS, dan paladium melambung 5,9 persen menjadi 1.426,75 Dolar AS per ons.

Kenaikan harga emas ini turut ditopang oleh penurunan imbal hasil US Treasury yang mengurangi biaya peluang memegang aset nir-imbal hasil. Pelemahan Dolar AS juga membuat harga komoditas ini menjadi lebih murah bagi pembeli berdenominasi mata uang lain. 

Di sisi lain, investor kini bersiap menanti rilis laporan ketenagakerjaan nonpertanian Amerika serta data inflasi indeks harga konsumen dan produsen pada pekan depan yang menjadi penentu arah kebijakan moneter selanjutnya. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA