Koperasi BKMT Bisa Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Kamis, 24 September 2026, 16:07 WIB
Koperasi BKMT Bisa Jadi Kekuatan Ekonomi Baru
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. (Foto: Kemenkop)
Kecil Besar
rmol news logo Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono siap memberikan dukungan kepada Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dalam upaya pemberdayaan umat sehingga keberadaannya akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. 

Sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan dengan jumlah anggota puluhan ribu yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia hingga ke desa-desa, BKMT dipandang strategis untuk penguatan pilar-pilar pendidikan hingga ekonomi umat.

Menkop menjelaskan semangat persatuan yang diusung oleh BKMT sejalan dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa yang dilakukan pemerintah melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Koperasi yang dibangun dengan asas kekeluargaan, kegotong-royongan menjadi modal utama.

"Sangat sejalan dengan koperasi. Koperasi pertama kali justru dirintis oleh tokoh-tokoh islam tahun 1913 melalui Syarikat Dagang Islam. Dan di era jelang Kemerdekaan Bung Hatta membangun konsep koperasi yang kemudian di tuangkan di dalam Pasal 33 UUD 1945," katanya dalam acara Muktamar Ke-X BKMT dengan tema Berdayakan Umat Membangun Indonesia di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis, 24 September 2026.

Menkop mendorong agar BKMT dapat membangun cabang usaha baru yaitu koperasi. Dengan perluasan kegiatan organisasi yang tidak hanya fokus di sektor pendidikan, maka koperasi yang dikembangkan BKMT akan menjadi simpul kekuatan ekonomi baru yang dapat membantu desa-desa.

"Koperasi BKMT mudah-mudahan dapat dipertimbangkan untuk dibentuk dan didirikan sebagai bagian dari dakwah ekonomi. Dengan adanya koperasi ini akan mendekatkan ketertinggalan desa dengan kota sehingga tidak semakin jauh," katanya. 

Ferry mengapresiasi konsistensi dari BKMT yang kini berusia 45 tahun namun mampu membuktikan bahwa BKMT bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga wadah pemberdayaan yang memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan jaringan yang menjangkau hingga tingkat kecamatan, BKMT memiliki modal sosial yang sangat besar untuk terus berkembang.

"Kami terus mendorong agar melalui BKMT ini akan lahir pengusaha-pengusaha muslim/muslimah yang selanjutnya akan Kementerian Koperasi dampingi, inkubasi," katanya. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: AHMAD ALFIAN

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA