BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 03 September 2026, 07:26 WIB
BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar
Ilustrasi (Artificial Inteligence)
Kecil Besar
rmol news logo PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) menyiapkan dana maksimal Rp300 miliar untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, buyback dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 3 September hingga 2 Desember 2026. Dana buyback berasal dari saldo laba ditahan.

Pantauan RMOL. dalam surat bernomor 138/BBHI/IX/2026, perseroan menyebut buyback akan dilakukan terhadap saham yang telah diterbitkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Allo Bank menjelaskan, buyback dilakukan untuk memberikan fleksibilitas dalam menjaga stabilitas harga saham agar lebih mencerminkan kinerja dan fundamental perseroan, sekaligus menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.

“Selain itu, langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental Perseroan serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dalam usaha Perseroan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” demikian penjelasan perseroan, dikutip redaksi di Jakarta, Kamis 3 September 2026.

Saham yang telah dibeli kembali akan disimpan sebagai saham treasuri sesuai ketentuan POJK Nomor 29 Tahun 2023.

Perseroan menyatakan alokasi dana Rp300 miliar, atau sekitar 1,93 persen dari total aset, tidak akan berdampak negatif material terhadap kegiatan usaha dan likuiditas.

“Perseroan berkeyakinan bahwa alokasi dana sebesar Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah) atau 1,93 persen dari total aset Perseroan untuk pembelian kembali saham, tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha dan likuiditas Perseroan mengingat Perseroan memiliki modal kerja dan cashflow yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha Perseroan,” jelas perseroan.

Pembelian saham dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia menggunakan jasa satu Anggota Bursa Efek. Harga pembelian akan ditentukan manajemen dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Keterbukaan informasi rencana buyback disampaikan pada 2 September 2026. Dalam surat utama, Stacey Aryadi Suryoputro tercantum sebagai Corporate Secretary & PMO Division Head. 

Sementara itu, berdasarkan data perdagangan 2 September 2026 pukul 16.31.15 WIB, saham BBHI ditutup di level Rp875. Saham sempat menyentuh level tertinggi Rp900 dan terendah Rp855.

Volume perdagangan tercatat 674.600 saham dengan nilai transaksi Rp591,14 juta dan frekuensi 346 kali. Volume ternegosiasi mencapai 7.100 saham, sedangkan kapitalisasi pasar BBHI tercatat Rp21,51 triliun. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA