Dalam aksi korporasi ini, perseroan bersiap membagikan dividen tunai sebesar Rp97,47 miliar atau setara dengan Rp20 per saham kepada para pemegang saham.
Keputusan krusial tersebut merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) KKGI yang telah diselenggarakan pada 15 September 2026.
Pantauan RMOL, berdasarkan keterbukaan informasi perseroan menerbitkan koreksi atas pengumuman sebelumnya dengan nomor surat 42A/RAIN/IX/C/2026. Sumber dana pembagian dividen ini bersumber dari kinerja keuangan per 31 Desember 2025, di mana perseroan mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar 2,42 juta Dolar AS.
Selain itu, perseroan membukukan saldo laba ditahan yang belum ditentukan atau tidak dibatasi penggunaannya sebesar 180,41 juta Dolar AS dengan total ekuitas per akhir 2025 tercatat sebesar 151,15 juta Dolar AS.
Bagi para investor yang mengincar pembagian laba ini, pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) hingga penutupan perdagangan pada 25 September 2026 pukul 16.00 WIB.
Lebih lanjut, perseroan merinci jadwal lengkap tahapan pembagian dividen berdasarkan masing-masing pasar. Untuk pasar reguler dan negosiasi, tanggal cum dividen jatuh pada 23 September 2026, yang disusul oleh tanggal ex dividen pada 24 September 2026.
Untuk pasar tunai, cum dividen berlangsung pada 25 September 2026 dan ex dividen pada 28 September 2026. Seluruh rangkaian proses ini akan ditutup dengan pembayaran dividen tunai yang dijadwalkan pada 15 Oktober 2026.
BERITA TERKAIT: