Emiten sektor infrastruktur di bawah kendali konglomerat Prajogo Pangestu ini menetapkan rasio pembayaran setara dengan Rp1,422181 per saham bagi investor yang berhak.
Keputusan strategis tersebut merujuk pada hasil rapat Direksi yang telah mengantongi lampu hijau dari Dewan Komisaris pada 18 September 2026, sebagaimana diungkapkan oleh Corporate Secretary CDIA, Merly, melalui keterbukaan informasi, yang dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 23 September 2026.
Manajemen memastikan bahwa aksi korporasi ini tidak melibatkan instrumen ekuitas konversi lain. Landasan pengambilan keputusan ini bersandar pada performa keuangan per 30 Juni 2026, di mana CDIA mengantongi laba bersih entitas induk senilai 17.287.439 Dolar AS.
Selain itu, perusahaan mencatatkan saldo laba ditahan bebas penggunaan sebesar 98.899.055 Dolar AS serta total ekuitas menyentuh 1.107.143.094 Dolar AS.
Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan dividen interim CDIA:
Pasar Reguler dan Negosiasi:
Cum dividen: 30 September 2026
Ex dividen: 1 Oktober 2026
Pasar Tunai:
Cum dividen: 2 Oktober 2026
Ex dividen: 5 Oktober 2026
Recording Date (Daftar Pemegang Saham): 2 Oktober 2026 hingga pukul 16.00 WIB
Tanggal Pembayaran (Payment Date): 22 Oktober 2026
CDIA merupakan pilar infrastruktur yang berada di bawah naungan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dari Grup Barito milik Prajogo Pangestu, serta menjalin kerja sama strategis bersama korporasi asal Thailand, EGCO Group (Electricity Generating Public Company Limited).
BERITA TERKAIT: