BUMI dan BRMS Ramai Ditransaksikan, Saham Tambang Kompak Menguat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 20 Agustus 2026, 13:07 WIB
BUMI dan BRMS Ramai Ditransaksikan, Saham Tambang Kompak Menguat
ilustrasi (Artificial Inteligence)
Kecil Besar
rmol news logo Dua saham pertambangan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), menjadi perhatian pada perdagangan sesi I Kamis 20 Agustus 2026. Keduanya mencatat nilai transaksi ratusan miliar Rupiah sekaligus membukukan penguatan harga.
HUT RMOL news

Saham BUMI menguat 4,40 persen atau naik 8 poin menjadi Rp190 per saham berdasarkan pembaruan data pukul 12.37 WIB. Saham emiten sektor energi (IDXENERGY) tersebut dibuka di Rp184, setelah sebelumnya ditutup pada Rp182.

Pantauan RMOL, sepanjang sesi I, BUMI bergerak pada rentang Rp183 hingga Rp191. Volume perdagangan mencapai 2,12 miliar saham dengan nilai transaksi Rp398,36 miliar dan frekuensi 27.158 kali.

BUMI merupakan perusahaan pertambangan dengan bisnis utama batu bara. Perusahaan ini memiliki sejumlah aset pertambangan besar, termasuk PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin Indonesia.

BUMI juga memiliki keterkaitan kuat dengan Grup Bakrie. Dalam struktur kepemilikan per 30 Juli 2026, Mach Energy (Hongkong) Limited tercatat sebagai pemegang saham 45,78 persen, sementara Nirwan Dermawan Bakrie dan Anthony Salim tercatat sebagai beneficial owner.

Sementara itu, saham BRMS melaju lebih agresif. Berdasarkan pembaruan data pukul 12.39 WIB, BRMS melonjak 9,60 persen atau 60 poin ke level Rp685 per saham. Saham ini dibuka di Rp650, sedangkan penutupan sebelumnya berada di Rp625.

BRMS sempat menyentuh level tertinggi Rp695 dan terendah Rp650. Hingga pembaruan tersebut, volume perdagangan mencapai 572,12 juta saham dengan nilai transaksi Rp387,59 miliar dan frekuensi 28.299 kali.

BRMS bergerak di sektor barang baku (IDXBASIC), dengan fokus bisnis pada pertambangan mineral, terutama emas. Perusahaan memiliki sejumlah aset mineral yang dikembangkan melalui anak usaha, antara lain Citra Palu Minerals, Gorontalo Minerals, Dairi Prima Mineral, dan Linge Mineral Resources.

BRMS juga memiliki hubungan dengan BUMI. PT Bumi Resources Tbk tercatat memegang sekitar 20,09 persen saham BRMS. Dengan demikian, BRMS memiliki keterkaitan dengan Grup Bakrie melalui kepemilikan BUMI, meski struktur kepemilikan keduanya tidak sepenuhnya sama.

Ramainya perdagangan kedua saham tersebut turut menonjol di tengah penguatan IHSG. Pada penutupan sesi I, IHSG naik 1,47 persen ke level 6.487,959.

Dengan nilai transaksi masing-masing hampir menyentuh Rp400 miliar, BUMI dan BRMS menjadi dua saham yang mencatat aktivitas perdagangan besar pada sesi I. Penguatan BRMS sebesar 9,60 persen juga menjadi yang lebih tinggi dibandingkan BUMI yang naik 4,40 persen. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA