Menkop Ajak Petani Kopi di Papua Bentuk Koperasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Jumat, 07 Agustus 2026, 16:38 WIB
Menkop Ajak Petani Kopi di Papua Bentuk Koperasi
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat menghadiri acara Festival Budaya Lembah Baliem, Kampung Walesi, Jaya Wijaya, Papua Pegunungan. (Foto: Kemenkop)
Kecil Besar
rmol news logo Koperasi berperan penting sebagai lembaga ekonomi bagi masyarakat untuk menyatukan kekuatan dan potensinya sehingga dapat tumbuh sejahtera bersama. 

Koperasi juga menjadi instrumen utama dalam upaya memperluas akses pasar terhadap setiap produk unggulan di berbagai daerah termasuk di Papua Pegunungan.

Hal itu disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat menghadiri acara Festival Budaya Lembah Baliem, Kampung Walesi, Jaya Wijaya, Papua Pegunungan, Jumat, 7 Agustus 2026. 

Festival yang ke-34 ini menjadi ajang strategis bagi masyarakat di Papua Pegunungan dan sekitarnya untuk mengenalkan dan memasarkan hasil bumi, kerajinan serta budaya Tanah Papua di pasar domestik dan internasional. 

Menkop, festival ini bukan sekadar ajang promosi produk unggulan seperti kopi dan budaya masyarakat Papua saja melainkan sebagai momentum untuk membangun kekuatan ekonomi lokal. Ia menekankan koperasi harus menjadi rumah besar bagi masyarakat di tanah Papua agar nilai tambah dari kopi dan budaya tetap bisa dinikmati oleh rakyat.

"Kami tadi sudah bersepakat agar sanggar-sanggar dan petani kopi di sini dapat membentuk koperasi sehingga skala ekonominya bisa ditingkatkan," ujar Ferry.

Ia menegaskan bahwa koperasi harus menjadi rumah besar bagi petani kopi, pengrajin noken, pelaku usaha, dan generasi muda Papua untuk tumbuh bersama. Dengan berhimpun dalam wadah koperasi, para petani kopi Wamena akan memiliki posisi tawar yang lebih kuat, akses pembiayaan lebih mudah, serta peluang ekspor yang lebih terbuka.

"Kami dari Kementerian Koperasi hadir di sini untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan di sektor pariwisata di sini, dan mendorong pemasaran dari kopi Wamena (lebih luas pemasarannya)," katanya.

Menkop berharap setelah terbentuk badan usaha koperasi, kesejahteraan masyarakat di Papua dapat meningkat. Di sisi lain sanggar-sanggar seni dan budaya di Wamena juga dapat lebih hidup sehingga ke depan kegiatan festival Lembah Baliem ini dapat lebih semarak dan dihadiri lebih banyak wisatawan baik domestik atau mancanegara. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: AHMAD ALFIAN

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA