Santunan JKK dan bantuan APD diberikan BPJS Ketenagakerjaan yang diwakili Kepala Urusan Komunikasi Internal, Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Indrajid Nurmukti.
Sekitar 2.500 perwakilan BPBD provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia hadir pada rakernas tersebut. Rakernas juga dihadiri Bupati Sleman, Sri Purnomo,dan Kepala BNPB, Laksamana Muda TNI (Purn) Willem Rampangilei.
Hadir juga Kepala Bidang Pemasaran Peserta Penerima Upah (KBP-PU), Kacab Yogyakarta Budi Santoso dan Kepala Bidang Pemasaran Peserta Bukan Penerima Upah (KBP-BPU) Kacab Yogyakarta Uus Supriyadi mewakili Kepala Kantor Cabang Yogyakarta Ainul Kholid sebagai cabang kepesertaan.
Menurut Indradjid, BPJS Ketenagakerjaan tidak pernah bosan menghimbau kepada setiap pengusaha/institusi segera mendaftarkan pekerja atau karyawannya dalam program jaminan sosial tenaga kerja. Selain diamanatkan Undang-Undang (UU) Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU BPJS, pendaftaran pekerja juga sebagai bentuk perlindungan negara dan tanggung jawab perusahaan/institusi atas risiko kerja yang bisa dialami setiap pekerja.
BPJS Ketenagakerjaan sendiri saat ini mengelola 4 (empat) program sesuai amanat UU, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).
[sam]
BERITA TERKAIT: