Salah satunya, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Pak Ahok paling reaktif ketimbang gubernur dari provinsi lainnya. Kalau ada yang menjual (makanan kadaluarsa) diusir saja. Itu gaya pak Ahok," puji Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM, Suratmono, Kamis (9/6).
Selain Ahok, ada kepala daerah lain yang juga reaktif dalam menanggapi kerjasama dengan pihak BPOM wilayah dalam memantau pengawasan obat dan makanan.
Dua kepala daerah lain yang dianggap reaktif adalah Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dan Walikota Bandung, Ridwan Kamil.
"Bu Risma sama pak Ridwan (Kamil) juga responsif. Tapi, memang dia (Ahok) lebih reaktif karena langsung ditanggapi," tambah Suratmono.
Saat ini teknis pengawasan terhadap obat dan makanan di 33 provinsi Indonesia diklaimnya mengalami kemajuan.
[wid]
BERITA TERKAIT: