Peresmian pembangunan tersebut ditandai dengan penekanan tombol oleh SBY dalam upacara yang dilaksanakan di Terminal Penumpang Nusantara Pura II, Pelabuhan Tanjung Priok. Menurut Presiden saat memberikan sambutan dalam acara tersebut, makin infrastruktur modern berkelas dunia seperti saat ini, akan mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Selain itu juga daya saing kita juga akan meningkat," kata Presiden.
Presiden, yang sore itu didampingi oleh Ibu Negara, Ani Yudhoyono, menambahkan dengan pembangunan pelabuhan ini juga diharapkan menekan biaya logistik, mempercepat distribusi sehingga dapat menekan harga barang.
Sekedar diketahui, pembangunan proyek itu sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden No 36/2012 yang ditandatangani pada 5 April 2012 lalu, dan tertuang detail dalam perjanjian konsensi antara Kementerian Perhubungan melalui Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).
Dalam tahap pertama pembangunan proyek tersebut terdiri atas tiga terminal peti kemas dan dua terminal produk bahan bakar minyak di lahan seluas 195 hektar.
Proyek ini akan menambah daya tampung kapasitas peti kemas 4,5 juta TEUs peti kemas serta 9,4 juta m3 produk minyak dan gas. Direncanakan terminal peti kemas pertama proyek NewPriok tahap 1 akan siap beroperasi pada 2014 dengan kapasitas 1,5 juta TEUs. Dengan proyek ini, maka Tanjung Priok dapat disinggahi kapal-kapal peti kemas berkapasitas besar hingga 18.000 TEUs. Selama ini tanjung priok hanya mampu menampung kapal-kapal yang berukuran 5.000 TEUs.
Dalam peresmian kali ini selain dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, juga perwakilan kedutaan besar negara sahabat dan asosiasi-asosiasi yang berhubungan dengan pelabuhan.
[ant/wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: