Pertamina Targetkan 1.000 Penerima Manfaat Program UMiMAX pada 2026

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Minggu, 12 Juli 2026, 15:52 WIB
Pertamina Targetkan 1.000 Penerima Manfaat Program UMiMAX pada 2026
Program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX) 2026. (Foto: Dok. Pertamina)
rmol news logo PT Pertamina (Persero) menargetkan menjangkau 1.000 penerima manfaat melalui program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX) pada 2026.

Program pemberdayaan ekonomi tersebut ditujukan bagi masyarakat rentan, seperti pekerja informal, guru honorer, penyandang disabilitas, dan keluarga prasejahtera yang ingin membangun maupun mengembangkan usaha ultra mikro.

Program UMiMAX Batch 2026 resmi dibuka Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan bersama jajaran Dewan Komisaris serta Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dan jajaran direksi di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan, UMiMAX tidak hanya memberikan bantuan sarana usaha, tetapi juga pendampingan, pelatihan, hingga penguatan kapasitas bisnis agar penerima manfaat mampu membangun usaha yang mandiri dan berkelanjutan.

"Pertamina membuka pendaftaran UMiMAX Batch 2026 dengan target menjangkau hingga 1.000 penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia," kata Baron dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 12 Juli 2026.

Pada pelaksanaan tahun 2025, UMiMAX menyalurkan bantuan senilai Rp1,17 miliar dan melahirkan 168 usaha baru di bidang kopling, warmindo, dan mini ATM. Selama periode Januari-April 2026, usaha-usaha tersebut membukukan omzet sekitar Rp2,7 miliar dengan margin usaha mencapai Rp858 juta.

Salah seorang penerima manfaat, Rahmadi, mengaku program tersebut menjadi titik balik bagi perekonomian keluarganya.

"Saya berterima kasih kepada Pertamina. Dulu saya kerja di kafe, kadang jadi ojol, kadang kuli bangunan. Semoga Pertamina semakin berkah dan lancar," ujarnya.

Hal serupa disampaikan Suwandi, penyandang disabilitas yang memanfaatkan bantuan UMiMAX untuk mengembangkan usaha mie ayam dengan menambah penjualan minuman.

"Awalnya saya jualan mie ayam. Saya ingin menambah usaha kopi dan minuman. Alhamdulillah dapat kesempatan bergabung di UMiMAX," katanya.

Sementara itu, Nuryani, warga Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, mengaku kini mampu meningkatkan skala usaha yang sebelumnya hanya dijalankan dari rumah.

"Tadinya saya dagang kecil-kecilan di rumah. Alhamdulillah sekarang bisa berkembang dan menambah penghasilan," tuturnya.

Program UMiMAX 2026 akan menjangkau wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, serta Sumatera Utara.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi UMiMAX. Seluruh peserta akan mengikuti proses seleksi dan verifikasi secara bertahap sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

"Seluruh proses pendaftaran dan seleksi UMiMAX tidak dipungut biaya apa pun," tegas Baron.

Penerima manfaat yang lolos seleksi akan memperoleh bantuan sarana usaha, pendampingan bisnis, serta pelatihan pengelolaan usaha selama enam bulan, mulai Agustus 2026 hingga Januari 2027.

"Kami berharap program UMiMAX dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat. Ini merupakan wujud komitmen Pertamina untuk terus menyebarkan energi positif melalui pemberdayaan ekonomi," pungkas Baron. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA