Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, BNI melengkapi ekosistem pembayaran digital selama pameran melalui penyediaan mesin EDC dan QRIS di seluruh
tenant.
"BNI ingin menghadirkan kemudahan bertransaksi sekaligus berbagai keuntungan bagi masyarakat yang berbelanja selama Puspa Nuswantara 2026. Melalui solusi digital dan beragam promo yang kami hadirkan, kami berharap transaksi menjadi semakin praktis, aman, serta memberikan manfaat bagi nasabah maupun pelaku UMKM batik," ujar Okki dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 12 Juli 2026.
Selama pameran, BNI menawarkan
cashback Rp100 ribu untuk setiap transaksi minimal Rp1 juta menggunakan Kartu Debit maupun Kartu Kredit BNI. Promo Kartu Debit berlaku untuk 30 transaksi pertama setiap hari dengan registrasi menggunakan kode Puspa26, sedangkan promo Kartu Kredit tersedia tanpa kuota.
BNI juga memberikan voucher MAP senilai Rp50 ribu bagi pengguna QRIS wondr by BNI dengan minimum transaksi Rp300 ribu. Promo tersebut berlaku bagi 50 pengguna pertama setiap hari yang bertransaksi di merchant pengguna EDC atau QRIS BNI.
Selain itu, nasabah dapat menikmati fasilitas cicilan 0 persen selama tiga bulan untuk transaksi minimal Rp1 juta menggunakan Kartu Kredit BNI di seluruh
tenant yang didukung EDC BNI.
Tak hanya itu, BNI juga menawarkan
cashback hingga Rp800 ribu bagi nasabah yang mengajukan Kartu Kredit BNI melalui aplikasi wondr by BNI hingga 31 Juli 2026. Program tersebut berlaku bagi 800 pengajuan pertama sesuai syarat dan ketentuan.
Sementara bagi masyarakat yang membuka rekening tabungan melalui aplikasi wondr by BNI selama pameran, BNI menyiapkan reward hingga Rp180 ribu atau koper eksklusif bagi nasabah baru yang memenuhi ketentuan program.
Menurut Okki, rangkaian promo tersebut merupakan bagian dari komitmen BNI dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital sekaligus mendukung pertumbuhan industri kreatif dan UMKM.
"Kami berharap kehadiran promo ini dapat memberikan pengalaman berbelanja yang lebih menarik sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM batik melalui transaksi yang semakin mudah dan nyaman," pungkasnya.
Puspa Nuswantara 2026 mengusung tema "Rupa Makna Tambal Nusantara" dengan tagline "Asli Batiknya, Asli Harganya, dan Asli Perajinnya." Pameran tersebut menjadi ajang promosi bagi perajin dan UMKM batik dari berbagai daerah sekaligus memperkuat posisi batik Indonesia di pasar domestik.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: