RUPS tersebut digelar di LonÂdon, Inggris, Kamis (21/02). SepanÂjang RUPS suasana cukup teÂgang. Rothschild dan penduÂkungÂnya sering melaÂkukan inÂterupsi ketika BaÂkrie Group meÂmulai pembicaÂraan. Dalam keÂterangan Bumi Plc, hasil RUPS, mayoritas para pemegang saham menolak usuÂlan RothsÂchild meÂlakukan peÂrombakan deÂwan diÂreksi Bumi Plc dan meÂnyetujui proposal yang diajukan Bakrie.
“Dewan (direksi) menyambut baik keÂputusan pemegang saham untuk mendukung semua resolusi dan menghormati keputusan peÂmeÂgang saham,†demikian keÂteÂraÂngan Bumi Plc, kemarin.
Semua dewan direksi yang diÂancam akan dicopot oleh RothsÂchild diÂpertahankan, kecuali NalinÂkant Rathod dan Jean-Marc Mizrahi. Selain itu, RUPS, juga memutusÂkan Richard Gozney terpilih menjadi Dewan. Gozney adalah bekas Duta Besar Inggris untuk IndoÂnesia.
Sekadar informasi, proposal Bakrie antara lain, pertama, meÂlakukan pemisahan BaÂkrie Group dengan Bumi Plc. Bakrie akan meÂlepas kepemilikan di Bumi Plc sebesar 23,8 persen untuk ditukar dengan 10 persen kepemilikan di Bumi Resources.
Kedua, Group BaÂkrie akan memÂbeli 18,9 persen sisa saham Bumi Plc di unit usaha Indonesia senilai 278 juta dolar AS atau setara Rp 2,6 triliun. Dan ketiga, Bakrie akan membeli aset tamÂbang lain milik Bumi Plc, yakni 85 persen saham di PT BeÂrau Coal Energy senilai 950 juta dolar AS atau sekitar Rp 9,1 triliun.
Kabar lain dari RUPS Bumi Plc, Komisari Utama Bumi Plc Samin Tan akan mundur dari jaÂbatannya. Namun dia tetap masih menjabat sebagai komisaris samÂpai ada penggantinya.
Samin Tan teÂtap akan menjadi wakil pemeÂgang saham mayoriÂtas sekaligus pengÂhubung mitra bisnis di InÂdonesia. Bumi Plc akan segera mencariÂkan pengÂganÂti Samin Tan. KriÂteria yang dicari seperti Samin Tan, memiÂliki pengalaman dan tidak asing dengan pasar saÂham London.
Juru bicara Bakrie Group Chris Fong senang dengan hasil RUPS. Menurutnya, kemenaÂngan itu meÂnunjukkan mayoÂritas peÂmeÂgang saham tidak meÂnaruh keÂpercayaan terhadap RothsÂchild.
“Kami (Bakrie Group) menceÂtak kemenangan mutlak di LonÂdon,†klaim Chris seperti dikutip
Okezone, kemarin.
Di dalam pemunggutan suara, Bakrie Group memperoleh 60 perÂsen suara. Menurutnya, hasil terÂsebut tidak terlalu mengejutÂkan karena sejak awal sudah yakin keinginan RothsÂchild akan gagal.
Chris menuturkan, ke depan Bumi Plc akan fokus membahas pemisahan dengan Bakrie Group. Menurutnya, proses pemisahan paling lambat dilaksanakan 30 Mei 2013.
“Kami sekarang akan melanÂjutkan kerja sama dengan dewan direksi dan komisaris untuk meÂnandatangani kesepakatan deÂfinitif paling lambat 30 Mei,†kata Chris.
Bumi Plc merupakan perusaÂhaan yang didirikan kongsi Grup Bakrie-Rothschild tahun 2011. Hubungan mereka memanas kaÂrena Rothschild kecewa deÂngan pengelolaan keuangan peÂrusaÂhaan yang dianggapnya tidak transparan. Oleh sebab itu, dia mengajukan permohonan peromÂbakan direksi.
Namun di luar tuÂdingan itu, juÂga ada kabar, sebeÂnarnya RoÂthsÂchild sengaja memÂbuat kericuan karena berniat mengambil alih Bumi Plc. Dia sengaja membeÂrikan kabar miÂring perusahaan agar harga saham Bakrie Group jatuh dan dia bisa membelinya dengan harga muÂrah. [Harian Rakyat Merdeka]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: