Hadji Kalla Group Mundur Ortus Garap Monorel DKI

Rabu, 13 Februari 2013, 08:03 WIB
Hadji Kalla Group Mundur Ortus Garap Monorel DKI
ilustrasi, proyek monorel Ja­karta
Kecil Besar
rmol news logo .Hadji Kalla Group batal ikut menggarap proyek monorel Ja­karta bersama PT Jakarta Mono­rail. Informasi ini disampaikan Direktur Jakarta Monorel Suk­mawati Syukur.

Sukmawati mengatakan, se­ba­gai gantinya, Jakarta Monorel menggandeng perusahaan asal Singapura Ortus Group, milik pengusaha Edward Soerya­dja­ya.  Namun demikian, Hadji Kalla Group masih bisa ber­ partisipasi.

“Soal Hadji Kalla, nanti ka­lau ada pembiayaan public com­­pa­ny, Hadji Kalla bisa ma­suk la­gi. Ka­rena ortus selalu me­ma­sukkan dana dari public compa­ny,” kata Sukmawati ke­pada war­tawan di Balaikota Jakarta, kemarin.

Ortus sudah siap menggelon­torkan uang besar untuk men­suk­seskan proyek monorel. Bahkan, menurut Sukmawati, Ortus siap membiayai 90 persen dari total investasi.

Juru Bicara PT Jakarta Mono­rel  Bovanantoo menyebut, Ortus Group akan menjadi pemilik ma­yoritas saham (top majority) da­lam proyek pe­ngerjaan monorel.

“Ortus masuk majority. Me­reka sudah lama ingin masuk te­tapi namanya tidak menonjol,” tandas Bovanantoo.

Jakarta Monorel akan mengga­rap proyek monorel di ibukota yang terkatung-katung. Mereka akan membangun rute  Kuningan Gatot Subroto-Sena­yan-Asia Af­rika-Pejompongan dan Dukuh Atas sepnjang se­kitar 14,5 km. Mereka sudah mem­bangun tiang-tiang­nya saja, namun proyek itu mangkrak bertahun-tahun.

Selain rute tersebut, pem­ba­ngu­nan monorel juga akan di­la­kukan di lintas wilayah Jabota­bek. PT Adhi Karya bersama kon­sorsium BUMN sudah me­nyam­paikan pemaparannya ke­pada Ke­menterian Perhubungan belum lama ini. Rute monorel itu men­jangkau wilayah Bekasi Timur, Cibubur, dan Cawang.

Dari survei Adhi Karya, ada 57.300 pengguna mobil yang siap berpindah menggunakan mono­rel. Hal ini bisa menghemat peng­gunaan BBM bersubsidi dan non subsidi senilai Rp 1,5 triliun per ta­hun. Pembangunan rute ini di­perkirakan akan menelan biaya investasi Rp 9 triliun.

Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan, siap adu kecepatan dalam pembangunan monorel de­ngan  PT Jakarta Monorail un­tuk menunjukkan keseriusan PT Adhi Karya mengarap proyek tersebut. [Harian Rakyat
Merdeka]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA