"Kita akan masuk penetrasi pasar digital dengan jumlah 100 ribu UMKM di tahun 2013 dan menambah lagi 100 ribu UMKM di tahun berikutnya," kata Direktur Enterprise & Wholesale Telkom Muhammad Awaluddin ketika berbicara dalam workshop dan diskusi bisnisonline dihadapan ratusan pelaku UMKM di Gedung Sarinah, Jakarta, Senin (11/2).
Dalam acara yang diisi pencanangan IndiPreneur Festival 2013 itu, Awaluddin menegaskan komitmen Telkom meningkatkan potensi 100 ribu UMKM melalui pemanfaatan teknologi informasi komunikatif yang efektif dalam bentuk penyediaan koneksi internet broadband serta berbagai infrastruktur, platform dan aplikasi pengelolaan bisnis menggunakan teknologi cloud computing.
"Ini merupakan tugas suci Telkom yang memiliki kompetensi di bidang telekomunikasi menghilangkan barrier pelaku bisnis UMKM masuk bisnis digital," terangnya.
Menurut Awaluddin, masuknya pelaku bisnis UMKM ke pasar digital merupakan suatu tantangan. Setidaknya terdapat 59 juta penduduk Indonesia bergerak sebagai pelaku UMKM yang memberikan kontribusi positif bagi pendapatan nasional sebesar 56,5 persen total GDP Indonesia. Apalagi, di Malaysia, Singapore dan Eropa penggunaan Tekonologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam perdagangan sudah tidak ada kendala. Saat ini, ditengarai terdapat 1,56 persen atau sekitar 3,707 juta wirausaha dari jumlah penduduk yang memiliki potensi berkembang di kancah global.
"Kita nanti bisa membuat dalam bentuk jaringan tersendiri dalam bentuk cluster, misalnya untuk Pasar Tanah Abang atau dengan contain khusus UMKM," imbuhnya.
Dijelaskannya, dalam program IndiPreneur, Telkom memberikan akses internet dan berbagai aplikasi bisnis seperti web housting, domain name dan e-commerce application secara gratis agar pelaku UMKM tidak harus terbebani biaya yang tidak relevandengan bisnisnya namun hanya membayar ketika terjadi transaksi bisnis saja. Nantinya aplikasi yang dikembangkan untuk UMKM ini menggunakan konsep open platform sehingga membuka kesempatan bagi pihak-pihak lain (content developer, aplication developer) bermitra memperkaya content dan aplikasi tersebut dengan kemampuan lain yang mungkin dikembangkan.
Awaluddin mengatakan, program IndiPreneur merupakan bagian dari program besar Telkom Indonesia Digital Society (Indiso) dalam rangka meningkatkan daya saing masyarakat Indonesia di bisnis global yang didukung mega proyek Indonesia Digital Network (IDN) di kancah internasional. Program pertemuan dengan sejumlah pelaku UMKM, kata dia, akan segera digelar di sembilan kota besar lagi, meliputi, Bandung, Yogjakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Banjarmasin, Palembang, Bali dan Semarang. Nampak hadir dalam acara itu, Asisten Deputi Menkop bidang Usaha Sultan Effendi, Direktur Utama PT Sarinah Mira Amahorseya serta Program Director Ciputra Foundation Agung Bayu Waluyo.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: