
Dampak dari cuaca buruk belakangan ini di Tasikmalaya berpengaruh terhadap harga sayuran yang mengalami kenaikan. Di pasar tradisional harga sayuran naik hingga dua ratus persen.
Cuaca yang tidak bersahabat dengan kerapnya angin kencang dan hujan deras ini dampaknya dirasakan para petani di Tasikmalaya. Harga sayuran juga mengalami kenaikan yang cukup tajam. Seperti yang terjadi di Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya, kenaikan yang cukup menonjol dirasakan untuk jenis sayuran. Khusus harga tomat mengalami kenaikan hingga dua ratus persen.
Awalnya harga tomat perkilogramnya hanya Rp 2 ribu, namun kini menjadi Rp 8 ribu.
Menurut para pedagang kenaikan tersebut disebabkan kekurangan stok barang akibat dampak dari cuaca buruk belakangan ini. Para petani gagal panen karena pohon tomat mati. Meski sebagian pohon masih bertahan hidup tapi kualitas buah tomat, sangat buruk.
Tidak hanya harga tomat yang mengalami kenaikan. Harga cabe misalnya mengalami kenaikan antara dua ribu hingga tiga ribu perkilogramnya. Begitu juga dengan harga bawang merah dan bawang putih yang mengalami kenaikan Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu per kilogramnya.
Tentu saja kenaikan harga sayuran tersebut dikeluhkan para pembeli. Karena harus merogoh kocek lebih untuk belanja sayuran
.[dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: