Pemerintah daerah (Pemda) diminta memberikan kemudahan sistem birokrasi mulai perizinan, laÂhan dan lainnya. Menurut DiÂrektur Utama Perum Perumnas HiÂmawan Arif Sugito, pemÂbaÂngunan rumah PNS masih terÂkenÂdala dengan rumitnya birokrasi.
Dia berharap, Pemda bisa mendorong pembangunan rumah PNS dengan memberikan biroÂkrasi yang mudah.
“Pembangunan rumah PNS di tiap daerah masing-masing berÂbeda kebutuhannya. Jadi selama pasarnya ada, dan sarana yang diberikan Pemda terpenuhi, kita siap membangunnya,†ujar HiÂmaÂwan saat dikontak
Rakyat Merdeka, kemarin.
Perumnas, kata Himawan, tengah menggarap sekitar 3.000 unit rumah PNS di 14 Kabupaten/Kota. Perumnas menargetkan, tahun ini bisa segera rampung.
“Dari sekitar 3.000 unit rumah PNS yang digarap, sekitar 50 persennya tersebar di wilayah Timur Indonesia, karena di kaÂwasan tersebut pembangunan rumah PNS cukup besar. Di antaranya, Maumere, Majene, Gorontalo Utara, Dejawa, TaÂrakan, Karang Asem dan TerÂnate,†ungkapnya.
Perumnas juga mendukung langkah Asosiasi Pengembang PeruÂmahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) untuk membangun perumahan PNS.
“Pengalihan rumah PNS ke Apersi tidak masalah. Perumnas mendukungnya. Siapa pun yang garap tidak masalah karena kebuÂtuhan rumah untuk rakyat masih cukup besar,†ujar Himawan.
Bangun Rumah PNSMenteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz akhirnya mengÂalihkan proyek pemÂbaÂngunan rumah PNS di 55 KaÂbuÂpaten/Kota yang sebelumnya menÂjadi tanggung jawab PerumÂnas kepaÂda Apersi.
“Kami akan menjembatani Apersi dengan Pemda. Kita akan buat surat pengantar untuk meÂnawarkan kerja sama pemÂbaÂngunan perumahan bagi PNS ini,†kata politisi PPP ini.
Menurut Djan, potensi pasar untuk perumahan PNS masih cukup besar. Saat ini, banyak PNS yang belum meÂmiliki temÂpat tinggal sendiri. Jika ada kota yang memiliki 5.000 sampai 6.000 PNS, maka pangsa pasar bagi para peÂngembang sudah sangat jelas. Namun, dia menÂsyaratkan pembangunan rumah bagi PNS harus kuat dan tamÂpilannya menarik.
“Kalau bisa juga menerapkan tekÂnologi rumah cetak supaya proses pembangunan lebih ceÂpat,†ucapnya.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AperÂsi Eddy Ganefo meÂnambahkan pihaknya segera menyiapkan konsep rumah PNS dengan harganya terÂjangÂkau. Hal ini sekaligus untuk mendukung program Kemenpera.
Karena itu, Apersi berharap kerja sama dengan Pemda akan berjalan dengan baik. Pihaknya, sudah menyiapkan para angÂgoÂtanya untuk menawarkan kerja sama jika Pemda sudah siap.
“Kami berharap Pemda bisa menyediakan tanah untuk lokasi serta mempermudah perizinan pemÂbangunan rumah PNS,†tanÂdasnya. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: