Program tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat perbaikan rumah tidak layak huni yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan jumlah rumah yang akan direnovasi tahun ini melonjak drastis dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai sekitar 160 hingga 170 unit di Jakarta.
"Tahun lalu hanya sekitar 160-170 rumah. Tahun ini Presiden Prabowo sudah menganggarkan 10.300 rumah rakyat miskin yang direnovasi di Jakarta, termasuk di Kepulauan Seribu," kata pria yang akrab disapa Ara di Kantor OJK, Jakarta pada Senin, 6 Juli 2026.
Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas program renovasi rumah bagi masyarakat kurang mampu.
"Tahun lalu tidak sampai 200 rumah. Tahun ini menjadi 10.300. Jadi ini bukan lagi saya katakan deret tambah, tetapi sudah deret kali. Dari 200 menjadi 10.300 dikali bukan ditambah," ujarnya.
Ara menambahkan, peningkatan juga terjadi secara nasional. Jika pada tahun lalu pemerintah merenovasi sekitar 45 ribu rumah, maka pada tahun ini jumlahnya meningkat sebagai bagian dari percepatan program perumahan bagi masyarakat miskin.
"Tim kami tahun lalu membedah sekitar 45 ribu rumah rakyat. Tahun ini 400 ribu," tandasnya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: