.Ikatan Alumni ITS (IKA ITS) membuat buku rekomendasi “Indonesia Accelerating Development†yang diserahkan kepada Pemerintah, DPR dan beberapa lembaga terkait, untuk menghadapi tantangan ekonomi global di ASEAN Community. Buku rekomendasi hasil Focused Group Discussion (FGD) diserahkan Irnanda Laksanawan (Ketua Umum IKA ITS) kepada beberapa Menteri terkait, seperti Menteri Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri ESDM Jero Wacik, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, dalam acara IKA ITS Business Summit 2012 (IBS), yang dilaksanakan pada tanggal 23-24 Nopember 2012 di Balai Kartini Jakarta.
Buku Tersebut berisi rekomendasi-rekomendasi kebijakan untuk beberapa sektor strategis, yang terkait dengan upaya percepatan peningkatan daya saing bisnis dan ekonomi nasional, termasuk sumbangan pemikiran untuk menyukseskan program MP3EI. “Kita telah membuat rekomendasi kebijakan yang terkait dengan kebijakan pengelolaan BUMN, Energi, Transportasi, kebijakan teknologi, ICT, dan UMKMâ€, ujar Ketua Dewan Pakar IKA ITS Lukman Mahfoedz.
Beberapa hal penting yang harus dilakukan Pemerintah adalah pengamanan kebijakan agar BUMN dapat memberikan kontribusi sebesar 60,38% dari total investasi dalam proyek MP3EI. Pemerintah juga harus segera merumuskan kembali memberikan fasilitas pajak, bea cukai, kredit pembiayaan, kredit investasi kepada perusahaan dan pelaku bisnis yang berorientasi pada peningkatan kemampuan penguasaan inovasi, riset, dan alih teknologi. Beberapa rekomendasi sektor-sektor lain seperti transportasi dan ICT, dapat dibaca di website alumniits.com.
Salah satu tujuan dari kegiatan IBS 2012 ini adalah untuk memberikan sumbangsih pemikiran tentang daya saing bisnis dan industri nasional, yang nantinya diwujudkan dalam bentuk perumusan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah dan lembaga-lembaga yang terkait dengan pengambil kebijakan pembangunan nasional.
Ketua Umum IKA ITS Irnanda Laksanawan menjelaskan, “Sebagai bagian dari masyarakat intelektual, Alumni ITS memiliki peran dan tanggung jawab yang besar untuk turut memberikan sumbangan pemikiran dan tindakan nyata dalam menjawab persoalan bangsaâ€. Alumni ITS, juga mempunyai tanggung jawab moral untuk mendukung percepatan pembangunan daya saing bisnis dan teknologi guna membangun kedaulatan ekonomi bangsa Indonesia terutama ketika bersaing di era perdagangan bebas dan globalisasi ekonomi, ujarnya.
Dalam waktu dekat, IKA ITS kembali akan menerbitkan buku rekomendasi hasil dari IBS 2012, ungkap Irnanda dalam acara IBS 2012 beberapa waktu yang lalu. “Dalam kegiatan IBS ini juga dipamerkan beberapa hasil inovasi teknologi dari Kampus ITS dan karya unggulan dari beberapa Alumni. Mobil karya anak bangsa “FIN Komodo†dan beberapa inovasi teknologi hemat energi, telekomunikasi, pengasapan ikan, dan teknologi pendidikan menjadi perhatian msayarakat dalam pameran di IBS 2012,†ujar Irsan Haroen, Ketua Panitia IBS 2012. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: