Emas spot melambung 1,6 persen ke level 4.063,78 Dolar AS per ons setelah sempat menyentuh titik terendahnya bulan ini,
Sementara kontrak emas berjangka AS ditutup menguat pada posisi 4.069,70 Dolar AS per ons.
Laju inflasi tahunan AS bulan Juni yang melambat ke level 3,5 persen serta inflasi inti yang stagnan memicu pelemahan Indeks Dolar AS sebesar 0,6 persen. Kondisi ini membuat komoditas logam menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain sekaligus menghapus spekulasi pasar terkait kenaikan suku bunga the Fed dalam waktu dekat.
Dampak positif ini turut menjalar ke pasar logam mulia lainnya, di mana perak spot melesat 2 persen ke level 58,79 Dolar AS per ons, dan platinum naik 1,6 persen menjadi 1.629,83 Dolar AS per ons.
Meski demikian, prospek pergerakan logam mulia tetap dibayangi oleh panasnya eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan Selat Hormuz yang meluncurkan harga minyak ke level tertinggi empat pekan.
Lonjakan harga energi tersebut berpotensi memicu kembali tekanan inflasi global, yang pada gilirannya dapat memaksa bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama dan menahan daya tarik aset tanpa imbal hasil seperti emas.
BERITA TERKAIT: