Hari Pertama Sekolah dan Pelajaran Berbagi Peran Suami-Istri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Senin, 13 Juli 2026, 12:16 WIB
Hari Pertama Sekolah dan Pelajaran Berbagi Peran Suami-Istri
lustrasi ayah mengantar anak ke sekolah (Foto: Dok. Kemendukbangga)
rmol news logo Senin, 13 Juli 2026, menjadi pagi yang riuh sekaligus emosional bagi para orang tua. 

Sejak matahari baru terbit, linimasa WhatsApp Story hingga media sosial dipenuhi cerita serupa: potret anak berseragam baru yang masih kebingungan, momen dramatis membujuk buah hati turun dari tempat tidur, hingga kesibukan menyiapkan bekal.

Tak sekadar berbagi cerita keseruan dan kehebohan, tidak sedikit pula orang tua yang memanfaatkan momen ini untuk saling berbagi tips, mulai dari cara menenangkan anak yang rewel, trik menyiasati waktu dandan pagi, hingga pentingnya membangun rutinitas baru jauh-jauh hari.

Dinamika dan kehangatan pagi yang dinamis itu juga dirasakan betul oleh Jazzy Mahardhikka (35).

Suasana kediaman Jazzy mendadak penuh hiruk-pikuk. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai produser di salah satu stasiun televisi swasta ini harus 'berjibaku' bersama sang istri demi memandu putra mereka, Hokki Mahardhikka (5), menyambut hari pertamanya di Taman Kanak-Kanak (TK) kawasan Sunter, Jakarta Utara.

"Iya, ini jadi 'budaya' baru. Membangunkan anak yang baru pertama masuk sekolah itu tantangan tersendiri. Dari istri yang siap-siap masak, menyiapkan seragam, sampai memandikan Hokki. Biasanya jam segini anak masih tidur, sekarang harus membiasakan bangun pagi. Ya, namanya anak-anak, dramanya pasti ada saja," ujar Jazzy terkekeh saat berbincang dengan redaksi.

Meski diwarnai sedikit kehebohan pagi, sinergi Jazzy dan sang istri berhasil membawa Hokki tiba di sekolah tepat waktu. Di sela-sela kesibukan tersebut, Jazzy tak lupa menyelipkan pesan-pesan hangat untuk buah hatinya.

"Nanti kalau di sekolah belajar yang benar ya, nurut sama bapak dan ibu guru," ucap Jazzy lembut sembari menatap Hokki.

Menyeimbangkan kewajiban sebagai profesional dan peran sebagai orang tua memang tak mudah. Menurut Jazzy, kunci utama melewati momen adaptasi kebiasaan baru ini adalah komunikasi yang erat dengan sang istri serta dukungan seluruh anggota keluarga.

"Kalau saya intinya komunikasi dengan istri dan abangnya Hokki. Jujur, dengan jam kerja saya, kalau dapat shift masuk pagi seperti hari ini, istri yang memegang kendali penuh urusan anak. Nanti setelah urusan pekerjaan selesai, baru kita bergantian. Abangnya Hokki tadi pagi juga ikut membantu membangunkan adiknya," jelasnya.

Persiapan matang sejatinya telah dipupuk sejak liburan sekolah. Jazzy dan keluarga sengaja mengajak Hokki terlibat langsung memilih perlengkapan sekolahnya sendiri agar sang anak merasa antusias.

"Seminggu lalu atau pas liburan kemarin, kami sekeluarga nyempatin beli peralatan sekolah bareng. Beli tas, baju seragam, sepatu, alat tulis, sampai pensil warna," tambah Jazzy.

Bagi Jazzy, momen hari pertama sekolah bukan sekadar formalitas mengantar anak, melainkan fondasi awal pendidikan karakter dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga.

"Karena hari ini saya masuk pagi, istri yang menemani Hokki di sekolah sampai pulang. Apalagi hari pertama biasanya baru tahap pengenalan lingkungan—bertemu guru dan teman-teman baru," tutupnya. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA