Melalui informasi yang diunggah pada Kamis, 8 Oktober 2026, di situs Travel Gov, Washington meminta warga Amerika meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan serangan, pembatalan penerbangan, hingga penutupan wilayah udara.
Warga Amerika yang bepergian ke atau dari Timur Tengah diminta terus memantau perkembangan keamanan dan memastikan status penerbangan mereka langsung melalui maskapai atau situs resmi bandara.
Dalam pemberitahuan itu, AS menyoroti aktivitas kelompok Houthi yang didukung Iran. Kelompok tersebut disebut terlibat dalam permusuhan terhadap Arab Saudi, termasuk serangan terhadap bandara sipil dan infrastruktur penting lainnya yang menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil.
“Permusuhan ini berpotensi meningkat dengan cepat,” demikian peringatan tersebut.
Washington juga mengingatkan bahwa Iran dan kelompok-kelompok yang didukungnya berpotensi menargetkan kepentingan AS di berbagai negara. Sasaran tersebut dapat mencakup bisnis Amerika dan lembaga lain yang berkaitan dengan AS, sehingga warga negaranya diminta tetap waspada, termasuk ketika berada di lokasi yang secara terbuka dikaitkan dengan AS.
Jika terjadi serangan udara, warga diminta menjauhi pintu kaca dan jendela serta mewaspadai puing-puing yang berjatuhan. Mereka juga dianjurkan mengikuti arahan otoritas setempat, memantau media lokal, menjaga ponsel tetap terisi daya, dan menyimpan nomor darurat.
BERITA TERKAIT: