Wall Street Tertekan, Saham Chip Rontok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 09 Oktober 2026, 08:22 WIB
Wall Street Tertekan, Saham Chip Rontok
Ilustrasi
Kecil Besar
rmol news logo Lonjakan harga minyak dan aksi jual saham semikonduktor menyeret bursa saham Amerika Serikat ke zona merah pada Kamis, 8 Oktober 2026, waktu setempat.

Investor mencermati risiko inflasi yang kembali meningkat ketika harga energi naik akibat gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Indeks Nasdaq Composite turun 1,25 persen ke level 27.193,34, sedangkan S&P 500 melemah 0,47 persen menjadi 7.765,36. Dow Jones Industrial Average bergerak berlawanan arah dengan kenaikan tipis 0,10 persen ke posisi 51.231,64.

Saham semikonduktor menjadi salah satu sumber tekanan terbesar setelah indeks sektor tersebut merosot 3,4 persen. Penurunan terjadi menyusul laporan Financial Times yang menyebut pendapatan tahunan OpenAI sekitar 20 miliar Dolar AS lebih rendah dari yang sebelumnya diisyaratkan perusahaan. Saham Micron Technology anjlok 4,8 persen, Broadcom turun 4,4 persen, dan Oracle terkoreksi 5,5 persen.

Di pasar energi, harga minyak mentah WTI ditutup melonjak 3,6 persen, sementara Brent naik 4,1 persen. Kekhawatiran pasokan meningkat setelah serangkaian serangan terhadap kapal di Selat Hormuz, ditambah pengurangan produksi minyak AS akibat aktivitas badai.

Kenaikan harga minyak menambah kekhawatiran bahwa tekanan inflasi akan bertahan dan mendorong bank sentral AS kembali menaikkan suku bunga. Pelaku pasar kini juga bersiap menghadapi musim laporan keuangan kuartal III yang dimulai pekan depan, dengan kinerja perusahaan menjadi salah satu penentu arah perdagangan selanjutnya.

Di tengah tekanan tersebut, saham sektor energi mencatat penguatan, sedangkan teknologi menjadi sektor dengan penurunan terdalam di antara 11 sektor utama S&P 500. Saham Palantir naik 2,4 persen setelah Goldman Sachs menaikkan rekomendasinya menjadi beli, sementara PepsiCo menguat 3,7 persen setelah mengumumkan rencana pemangkasan belanja. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA