Memang saat aksi berlangsung, sinyal sulit didapat dan hal ini berdampak bagi para jurnalis.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan bila gangguan sinyal terjadi karena padatnya kerumunan massa di lokasi. Kepadatan manusia dalam jumlah besar disinyalir jadi penyebab terganggunya sistem telekomunikasi.
"Kami jawab sinyal. Kita mengetahui bahwa dengan crowded-nya manusia, banyaknya massa di sana, itu akan juga mengganggu terhadap sistem telekomunikasi," kata Budi dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Memang, dalam hal ini redaksi
RMOL juga susah dalam mengakses sinyal di sekitar lokasi demo.
Bahkan, tim redaksi harus menjauh dengan radius 1-2 kilometer untuk mendapatkan sinyal dan mengirim hasil liputan.
BERITA TERKAIT: