Untuk Kalimantan Barat, bantuan karhutla yang dikirim meliputi 100 set masker gas dan canister, 200 tabung oksigen, serta berbagai peralatan pendukung pemadaman, seperti selang pemadam, selang hisap, pistol nozzle, connector Y, kolam air embung berkapasitas 5.000 liter, pompa robin, pompa apung, genset, dan pompa darat.
Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan bila bantuan tersebut dikirim menggunakan sejumlah penerbangan secara bertahap untuk nantinya diterima dan dimanfaatkan dalam mendukung penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Barat.
“Polri terus memastikan kebutuhan personel dan masyarakat di wilayah terdampak karhutla mendapat dukungan yang memadai. Bantuan dikirim secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan sarana angkutan dan kondisi di lapangan, sehingga setiap bantuan dapat segera diterima oleh jajaran yang membutuhkan,” ujar Isir.
Lanjut dia, bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendukung kegiatan pemadaman, namun untuk menjaga keselamatan dan kesehatan petugas serta masyarakat yang terdampak asap karhutla.
“Peralatan pemadaman dan dukungan kesehatan, termasuk tabung oksigen dan masker gas, menjadi bagian dari upaya Polri untuk melindungi petugas yang bekerja di lapangan sekaligus membantu masyarakat yang terdampak,” jelas Isir.
Ke depan, Polri juga terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, stakeholder terkait, serta seluruh unsur penanggulangan bencana guna mempercepat penanganan karhutla dan memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.
BERITA TERKAIT: