Apel tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, buruh, hingga komunitas ojek online (ojol). Kegiatan digelar untuk memperkuat persatuan serta menjaga Jakarta tetap aman, nyaman, dan kondusif.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan apel tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum deklarasi dukungan Jaga Jakarta sebagai bentuk komitmen masyarakat menjaga persatuan dan ketertiban.
“Kegiatan ini dilaksanakan bukan hanya sekadar seremonial, termasuk ada kegiatan deklarasi dukungan Jaga Jakarta dalam bentuk komitmen elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, ketertiban, dan kondusifitas Jakarta,” kata Budi.
Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen TNI Dedy Suryadi juga berbaur dengan masyarakat untuk mendengarkan masukan sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas Jakarta.
“Pernyataan kebangsaan oleh Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya menegaskan semangat persatuan serta sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas dan keamanan Jakarta. Kodam Jaya bersama Polda Metro Jaya memperkuat sinergitas, soliditas, dan koordinasi, didukung Pemerintah Provinsi DKI dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” ujar Budi.
Selain apel kebangsaan, kegiatan juga diisi bakti kesehatan berupa pemeriksaan mata, gigi, kesehatan umum, hingga laboratorium gratis. Kegiatan tersebut dilengkapi dengan bakti sosial bagi masyarakat.
“Harapan kita bersama untuk tetap Indonesia aman, damai, seluruh kegiatan aktivitas masyarakat, ibadah, sekolah, perekonomian berjalan dengan baik,” kata Budi.
BERITA TERKAIT: