Riau Bhayangkara Run Gaungkan Lawan Karhutla

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Minggu, 19 Juli 2026, 15:37 WIB
Riau Bhayangkara Run Gaungkan Lawan Karhutla
Riau Bhayangkara Run 2026. (Foto: Dok. Polda Riau)
Kecil Besar
rmol news logo Sebanyak 15.080 pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara ambil bagian dalam Riau Bhayangkara Run 2026 yang digelar di Pekanbaru, Minggu, 19 Juli 2026.

Ajang lari terbesar di Pulau Sumatera ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Tahun ini, kegiatan mengusung tema "Run with Purpose, Move Forward with Riau" yang dikaitkan dengan kampanye Riau Lawan Karhutla.

Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan didampingi Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto; Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo; serta Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, I Dewa Gede Wirajana di depan Mapolda Riau.

Kategori Half Marathon (21K) diberangkatkan pukul 05.30 WIB, disusul kategori 10K dan 5K pada pukul 06.00 WIB. Antusiasme peserta terlihat tinggi. Selain diikuti pelari dari berbagai provinsi, ajang ini juga diikuti peserta asal Prancis, Kenya, Malaysia, dan Singapura.

Data panitia mencatat sebanyak 2.511 pelari mengikuti kategori 21K, 5.000 peserta pada kategori 10K, dan 7.569 peserta di kategori 5K. Total peserta mencapai 15.080 orang.

Tak hanya menjadi ajang olahraga, Riau Bhayangkara Run 2026 juga membawa pesan pelestarian lingkungan melalui program Green Policing yang diusung Polda Riau.

Sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, setiap peserta menerima boneka anak gajah Nona Seroja sebagai ikon konservasi satwa liar di Riau serta bibit pohon trembesi untuk ditanam sebagai bagian dari gerakan penghijauan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kapolda Riau mengatakan, Riau Bhayangkara Run merupakan momentum untuk mengajak masyarakat menjalani pola hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam.

"Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Melalui tema Riau Lawan Karhutla, mari kita bersama-sama menjaga gajah, menjaga harimau, dan menjaga lingkungan agar tetap lestari," kata Irjen Herry.

Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan membangun energi positif.

"Hari ini kita berkumpul untuk menjadi lebih baik. Mari kita lupakan semua pikiran buruk dan bergerak bersama membangun energi positif. Terima kasih kepada seluruh runners yang telah hadir dan menjadi bagian dari gerakan ini," ujarnya.

Herry menambahkan, suasana sejuk di Pekanbaru setelah hujan semalam menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam.

"Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Seperti hujan yang turun tadi malam sehingga udara pagi ini menjadi sejuk. Itu adalah pengingat bahwa manusia dan alam harus hidup berdampingan," tuturnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengapresiasi penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 yang dinilai berhasil memadukan olahraga dengan kampanye penyelamatan lingkungan.

Gerakan Riau Lawan Karhutla menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun menjadi tantangan di Provinsi Riau.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan Riau Bhayangkara Run 2026. Melalui kegiatan ini kita menyampaikan pesan bahwa kita bersama-sama melawan kebakaran hutan dan lahan demi menjaga Riau tetap hijau," ujar SF Hariyanto.

Selain perlombaan lari, kegiatan juga diramaikan bazar UMKM, hiburan rakyat, serta penampilan musisi Ndarboy Genk dan Charlie Van Houten. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA