Pendiri Overlanding Indonesia (OVI) yang juga Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut hadir dalam kegiatan itu.
Mengawali perjalanan dari kawasan Laswi Heritage dan Gudang Perkeretaapian Kosambi yang kini menjadi ruang kreatif publik, AHY bersama para riders menempuh rute sekitar 10 kilometer melintasi sejumlah ikon bersejarah Kota Bandung, seperti Titik Nol Kilometer, Gedung Merdeka (Museum Konferensi Asia Afrika), Hotel Savoy Homann, hingga Hotel Preanger.
“Bandung bukan hanya kota yang indah dan cantik, tetapi juga kota yang kreatif, yang sejak dulu memiliki komunitas yang sangat kuat, klub yang begitu banyak, dan perkumpulan yang hidup,” ujar AHY dalam keterangan tertulis, Minggu 19 Juli 2026.
Rangkaian perjalanan ini menjadi momentum bernostalgia sekaligus menghidupkan kembali semangat sejarah di jantung Kota Bandung yang dikenal sebagai Parijs van Java.
AHY juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme komunitas yang begitu besar dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang semakin luas antara Overlanding Indonesia dan berbagai komunitas di masa mendatang.
Dalam kesempatan itu, AHY kembali menegaskan filosofi berdirinya Overlanding Indonesia. Menurutnya, OVI sejak awal dibangun bukan sekadar sebagai komunitas otomotif, melainkan sebagai gerakan yang memiliki misi sosial, kebangsaan, dan kemanusiaan.
“Lebih dari sekadar komunitas otomotif, saya ingin menghadirkan sebuah gerakan moral, sebuah spirit bagi siapa pun yang ingin menjelajah alam Indonesia,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: