Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Kamis, 09 Juli 2026, 01:40 WIB
Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan
74 kg emas hingga mata uang asing diamankan polisi saat menggeledah sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Rabu, 8 Juli 2026. (Foto: Humas Polri)
rmol news logo Penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya menemukan brankas tersembunyi saat menggeledah sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Rabu, 8 Juli 2026.

Penggeledahan ini terkait dugaan korupsi meliputi suap, pencucian uang, sampai dengan gratifikasi menyangkut tiga objek kasus yakni PLN batu bara yang menyebabkan black out, korupsi asuransi Asabri dan Jiwasraya tahun 2020 sampai 2025, dan kasus dugaan pencucian uang dalam penyelesaian utang PT. CBS kepada PT. KNI.

Penggeledahan ini juga diduga terkait dengan kasus korupsi di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Dari foto-foto yang diterima redaksi, terlihat anggota kepolisian menemukan sejumlah koper. Koper itu berasal dari brankas yang terletak di balik dinding kayu bermotif.

Bila dilihat dengan teliti, dinding kayu itu merupakan pintu masuk untuk mengambil brankas.

Benar saja, setelah dibuka, isi koper-koper tersebut ada emas seberat 74 kilogram, hingga tumpukan mata uang asing yakni Dolar Amerika Serikat dan Singapura.

Tidak sampai di situ, juga terdapat barang yang dibungkus dengan dustbag merek ternama yakni Hermes dan Louis Vuitton.

"Iya betul (ada emas 74 kg dan uang). Perkiraan ratusan miliar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis dini hari, 9 Juli 2026.

Sayangnya, Budi belum merinci lebih lanjut soal temuan itu termasuk pemilik rumah.

Sejauh ini, polisi juga menggeledah Kafe de'CLAN Signature dan Koin Money Changer daerah Cipete, Jakarta Selatan dan menemukan 3.130.000 Dolar Singapura dan 889.965 Dolar AS, serta Rp259.159.000, jika ditotal jumlahnya mencapai Rp60 miliar. 

Sementara di money changer telah disita Rp7,2 miliar dari 16 pack uang asing. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA