Ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut mendorong permintaan terhadap aset safe haven.
Emas spot naik 0,9 persen menjadi 4.417,24 Dolar AS per ons pada Selasa dini hari, 18 Agustus 2026 pukul 24.34 WIB.
Sementara emas berjangka AS untuk kontrak Desember ditutup menguat 0,8 persen 4.473,70 ke Dolar AS per ons.
Pelemahan Dolar AS menjadi salah satu penopang utama harga emas. Indeks DXY turun ke level terendah dalam lebih dari dua bulan dan mendekati level psikologis 100, sehingga emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September juga turun menjadi sekitar 33 persen dari 51,2 persen sebulan sebelumnya, berdasarkan FedWatch Tool CME Group. Investor kini menunggu risalah pertemuan The Fed Juli yang akan dirilis Rabu untuk melihat arah kebijakan moneter selanjutnya.
Di pasar logam mulia lainnya, perak spot melonjak 2,1 persen menjadi 66,01 Dolar AS per ons. Platinum naik 1,3 persen ke 1.770,30 Dolar AS per ons, sedangkan paladium menguat 1,1 persen menjadi 1.326,92 Dolar AS per ons.
BERITA TERKAIT: