Setibanya di NTT, para personel akan memperkuat penanganan bencana, terutama dalam mendukung proses evakuasi, pencarian dan pertolongan korban, pelayanan kesehatan, identifikasi korban, hingga pemulihan kondisi masyarakat terdampak.
Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan, sebanyak 137 personel diberangkatkan terdiri dari 101 personel SAR Brimob, 14 personel DVI dan Dokkes, 9 personel Humas, 3 personel Slog, serta 10 personel Propam.
“Malam ini yang diberangkatkan total 137 personel," kata Johnny.
Berikutnya, pada Minggu 16 Agustus 2026 juga diberangkatkan personel Polri dari landasan Pondok Cabe, termasuk K9.
“Prioritas utama Polri saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat, melakukan evakuasi, memberikan pertolongan kepada korban, serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani,” kata Johnny.
Sebelumnya, Polri telah memerintahkan jajaran Polda NTT dan para Kapolres di wilayah terdampak untuk turun langsung bersama stakeholder terkait guna melakukan evakuasi dan memberikan bantuan kepada masyarakat.
Bahkan posko-posko bantuan juga telah didirikan untuk mendukung proses evakuasi, pelayanan masyarakat, pengungsian, serta penyaluran bantuan.
BERITA TERKAIT: