Judol Dinilai Rusak Ekonomi Keluarga, Polri Berkomitmen Berantas hingga ke Akar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Senin, 11 Mei 2026, 11:34 WIB
Judol Dinilai Rusak Ekonomi Keluarga, Polri Berkomitmen Berantas hingga ke Akar
Sebanyak 321 Warga Negara Asing (WNA) jaringan judi online internasional diciduk di salah satu gedung yang berada di Jalan Hayam Wuruk, Kota Jakarta Barat (Foto: Divhumas Polri)
rmol news logo Polri memastikan pemberantasan judi online (judol) menjadi perhatian serius pemerintah dengan menindak jaringan pelakunya hingga ke akar. Pasalnya, praktik judi online dinilai berdampak besar terhadap kondisi sosial dan perekonomian keluarga.

“Pemberantasan perjudian online menjadi perhatian bersama karena sangat merugikan masyarakat, baik dari sisi sosial maupun perekonomian,” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan resmi, Minggu, 10 Mei 2026.

Terbaru, aparat mengamankan sebanyak 321 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat jaringan judi online internasional. Mereka ditangkap di sebuah gedung di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Menurut Trunoyudo, Polri tidak ingin Indonesia dijadikan basis operasi jaringan perjudian online maupun kejahatan siber transnasional dari luar negeri.

“Polri berkomitmen melakukan penegakan hukum secara tegas agar Indonesia tidak dijadikan tempat aktivitas bandar judi online maupun scam internasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengungkapan kasus yang melibatkan ratusan WNA tersebut merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam penanganan kejahatan digital dan transnasional.

“Ini merupakan bagian dari implementasi penegakan hukum yang dilakukan Polri secara berkelanjutan dan simultan bersama stakeholder terkait,” jelasnya. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA