Banjir terjadi akibat jebolnya tanggul Kali Angke setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut semalaman. Bahkan air sampai menjebol tembok rumah warga hingga menggenangi kompleks perumahan.
Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko mengatakan, sebanyak 550 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di RW 6 Kelurahan Pinang terpaksa mengungsi ke Balai Warga setempat.
"Total (warga mengungsi) 1.800 jiwa," kata Kapolsek Pinang.
Mereka membawa barang seadanya untuk mengungsi, seperti pakaian, makanan siap santap, dan obat-obatan.
Warga khawatir air makin tinggi karena hujan masih terjadi hingga kini.
"Seluruh warga meninggalkan rumah, mengungsi ke tempat kerabat terdekat dan balai warga," kata Adityo.
BERITA TERKAIT: