Dalam operasi tersebut, seorang bos narkoba berinisial MR bersama sejumlah orang yang diduga sebagai loyalisnya ditangkap.
Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Roy Hardy Siahaan mengatakan MR ditangkap saat keluar dari tempat persembunyiannya di sekitar Kampung Bahari.
“MR, bos narkobanya kita tangkap saat keluar dari sarangnya, ditangkap di sekitar Kampung Bahari juga,” kata Roy saat dihubungi wartawan.
Setelah ditangkap, MR dibawa petugas ke kawasan Kampung Bahari untuk pengembangan. MR kemudian diminta menunjukkan lokasi penyimpanan narkoba.
Namun, proses pengembangan tersebut mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang diduga merupakan loyalis MR. Mereka menyerang petugas dengan lemparan batu dan petasan hingga terjadi bentrokan.
“Ada perlawanan dari mereka, anggota ditembaki mercon. Kemudian kita hadang dan antisipasi, kita pukul mundur mereka,” ujar Roy.
Petugas kemudian menggunakan gas air mata untuk memukul mundur massa. Dalam bentrokan tersebut, satu petugas dilaporkan terluka.
Saat ini, para pelaku beserta barang bukti telah diamankan di kantor BNN Jakarta Utara.

BERITA TERKAIT: