Dari jumlah tersebut, 874 jembatan telah selesai, 17 jembatan masih dalam tahap pembangunan, sedangkan 4 jembatan dalam tahap perencanaan.
“874 jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa, dan memberikan manfaat bagi 2 juta orang, mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum,” ujar Kapolri.
Depan Prabowo, Kapolri pun menjelaskan bahwa keberadaan jembatan merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Secara khusus, mendukung konektivitas dan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan.
“Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, kemudian juga tentunya akses bagi para pelajar yang akan menuju ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan,” jelasnya.
Salah satu yang mencolok, di wilayah Banten, Polri telah membangun dan merevitalisasi 145 jembatan dengan total panjang sekitar 3 kilometer yang menghubungkan 203 desa serta memberikan manfaat bagi sekitar 500 ribu jiwa.
Tak hanya di Banten, di wilayah Polda Jawa Barat sebanyak 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, dan Polda Sumatera Selatan 81 jembatan. Tentunya, jembatan ini juga bermanfaat bagi siswa-siswa yang hendak berangkat ke lalu pulang dari sekolah.
Tak hanya pembangunan, Polri pun turut membangun 39 jembatan guna mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra. Enam di antaranya merupakan Jembatan Bailey, yakni empat unit di Provinsi Aceh dan dua unit di Provinsi Sumatera Barat.
BERITA TERKAIT: