Peristiwa ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak pukul 11.00 hingga 17.00 WIB, sehingga menyebabkan kawasan permukiman dan jalanan terendam.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, bencana tersebut berdampak pada tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah, dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.
Dari pantauan visual di lapangan, derasnya arus banjir bahkan sempat menghanyutkan sejumlah kendaraan yang berada di jalan.
Merespons situasi darurat tersebut, BPBD Kota Padang bersama organisasi perangkat daerah terkait segera bergerak melakukan penanganan darurat. Proses evakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman dilakukan menggunakan perahu polietilen.
Hingga Senin malam, hujan dilaporkan masih mengguyur dan di beberapa titik banjir masih belum surut.
Menyikapi kejadian ini, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi memicu banjir maupun bencana hidrometeorologi basah lainnya.
Dia juga menyatakan bahwa masyarakat yang berada di wilayah rawan diharapkan untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta segera mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi demi keselamatan bersama.
BERITA TERKAIT: