Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Ledakan Bom Atom Pertama 16 Juli 1945

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/jaya-suprana-5'>JAYA SUPRANA</a>
OLEH: JAYA SUPRANA
  • Jumat, 16 Juli 2021, 22:13 WIB
Ledakan Bom Atom Pertama 16 Juli 1945
Jaya Suprana/Net
TUJUH puluh enam tahun tahun yang lalu tepatnya 16 Juli 1945 merupakan hari bersejarah bagi teknologi sekaligus juga kemanusiaan.

Pada tanggal 16 Juli 1945, secara rahasia pemerintah Amerika Serikat untuk pertama kali meledakan bom atom di kawasan Alamogordo, New Mexico .

Sebulan kemudian Presiden Amerika Serikat, Harry Truman secara rahasia pula memerintahkan dua pesawat terbang Angkatan Udara Amerika Serikat untuk terbang ke Jepang demi berturut-turut menjatuhkan dua bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki.

Alasannya mempercepat penghentian Perang Dunia ke II agar tidak lebih banyak lagi jatuh korban perang pada kedua belah pihak yang sedang bertempur untuk memperebutkan kekuasaan di kawasan Asia-Pasifik antara sekutu Amerika Serikat mengeroyok Jepang.

Hiroshima Dan Nagasaki

Ironisnya bom atom yang pada tanggal 6 Agustus 1945 menghancurleburkan Hiroshima serta pada tanggal 9 Juli 1945 memusnahkan Nagasaki sehingga rata dengan permukaan bumi. Peluncuran bom atom yang tujuanyya demi mencegah jangan lebih banyak lagi korban perang terbukti malah menewaskan lebih dari 220.000 warga Hiroshima dan Nagasaki.

Memang setelah ledakan bom atom di dua kota Jepang tersebut, sejarah mencatat bahwa kaisar Hirohito langsung mengibarkan bendera putih sebagai pernyataan menyerah tanpa syarat.

Namun bisa dipertanyakan apakah memang dua bom atom itu memang harus diledakkan demi menewaskan lebih dari 220.000 warga Jepang demi “menghemat” entah berapa jiwa yang mustahil diketahui secara pasti?

Apalagi posisi tentara Jepang sudah dalam kondisi di ambang kekalahan akibat serbuan tentara sekutu Amerika Serikat terus merangsek maju makin mendekati wilayah kekaisaran Jepang sehingga sebenarnya pernyataan menyerah Jepang tinggal menghitung hari saja ?

Tinta Emas dan Tinta Darah

Di satu sisi memang 16 Juli 1945 layak dicatat dengan goresan tinta emas sebagai bukti keberhasilan manusia baca Amerika Serikat dengan dukungan ilmuwan Jerman menciptakan mahakarya teknologi mahadahsyat.

Namun di sisi lain tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 layak dicatat dengan tinta darah. Karena pada dua hari nahas itu telah terjadi mahatragedi kemanusiaan kaliber maha dahsyat akibat penyalahgunaan mahakarya teknologi kaliber maha dahsyat pula.

Bagi yang tidak kehilangan sanak-keluarga akibat prahara bom atom di Hiroshima dan Nagasaki mungkin peristiwa itu hanya merupakan satu di antara sekian peristiwa sejarah yang perlu dihafal demi lulus ujian sekolah.

Namun tak terpungkiri ledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki merupakan suatu peristiwa mahatragedi kemanusiaan. Tragedi itu akibat mahakarya teknologi yang diharapkan jangan sampai terulang kembali untuk terjadi di planet bumi yang cuma satu dan satu-satunya ini.

Peristiwa malapetaka kemanusiaan di Hiroshima dan Nagasaki pada hakikatnya merupakan peringatan bagi umat manusia agar senantiasa bahkan niscaya cermat dan seksama dalam mendayagunakan mahakarsa dan mahakarya teknologi yang dapat diyakini diciptakan oleh manusia bukan untuk menyengsarakan namun menyejahterakan sesama manusia.rmol news logo article

ARTIKEL LAINNYA