Kementan Sudah Lakukan Upaya Ekspor Pangan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Rabu, 20 Maret 2019, 03:32 WIB
Kementan Sudah Lakukan Upaya Ekspor Pangan
rmol news logo Indonesia sebagai negeri agraris sudah sepatutnya melakukan ekspor pangan.

Komisi IV DPR menilai bahwa Kementerian Pertanian sudah melakukan berbagai upaya untuk mencapai ke arah sana.

“Indonesia harus orientasi ekspor. Caranya adalah meningkatkan jumlah volume luas lahan, meningkatkan kualitas pupuk, bibit dan benih serta kualitas pasca panen. Intinya dari sisi tanah faktor-faktor produksi dan pengembangan industri pertanian pasca panen itu menjadi satu kekuatan yang sinergis,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR Viva Yoga Mauladi di komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (19/3).

Menurut Viva Yoga, kalau dilakukan dari hulu ke hilir bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi negara pengekspor pangan.

“Kalau itu lengket dari hulu hilir diatur ditambah dengan industri, saya rasa stabilisasi harga pasokan terkontrol. Nah itu tugas dari pemerintah untuk dapat melakukan itu. Kementerian Pertanian saya lihat sudah lakukan upaya-upaya itu,” bebernya.

Memang permasalahan-permasalahan hilir seperti distribusi saat ini masih banyak menemui kendala. Hal itu ditambah pula dengan maraknya impor pangan yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan.

“Kalau sekarang kan penanganan industri pertanian terutama yang pasca panen itu tidak tersebar atau terdistribusi ke seluruh wilayah. Di satu sisi ada daerah yang surplus produksi jagung. Daerah yang surplus jagung harganya rendah, kayak cabe juga gitu terjadi kelimpahan  produksi cabe yang tinggi akhirnya dibuang-buang,” pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA