Jangan Sampai Masyarakat Teriak, BKP Kementan Launching Gelar Telur Murah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Sabtu, 15 Desember 2018, 09:49 WIB
Jangan Sampai Masyarakat Teriak, BKP Kementan Launching Gelar Telur Murah
Agung Hendriadi/RMOL
rmol news logo . Menjelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 harga telur di beberapa pasar Jabodetabek sangat jauh dari Harga Acuan Pemerintah (HAP) Permendag 96/2018 yaitu Rp 23.000.

Berdasarkan pantauan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian pada dua pekan terakhir, harga telur di pasar se Jabodetabek mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 25 ribu sampai Rp 27 ribu.

Demikian disampaikan Ketua BKP Kementan Agung Hendriadi kepada wartawan seusai melepas tujuh mobil pengangkut telur sebanyak 8 ton yang akan disitribusikan ke tujuh titik pada "Launching Gelar Telur Murah" di Toko Tani Indonesia (TTI), kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu (15/12).

"Jadi kami amati dua minggu terakhir harga bahan pokok di pasar harga telur ayam rupanya meningkatnya di luar ekspektasi," kata Agung.

"Harga Acuan pemerintah Rp 23 ribu tapi di beberapa pasar ada yang Rp 26 ribu dampai Rp 27 ribu. Tentu ini harus diatasi, masyarakat jangan sampai teriak. Makanya kami mau antisipasi agar masyarakat tidak teriak harga naik," sambungnya.

Lebih lanjut, BKP Kementan memastikan bahwa harga komoditas lain (selain telur) akan tetap stabil meskipun menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Nah, komoditas lain dipastikan aman. Seperti bawang, cabe, daging ayam, daging sapi, beras, situasinya aman menjelang Natal dan Tahun Baru," ujar Agung. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA