Usai Dilantik, Walikota Dan Wakil Dituntut Wujudkan Janji Kampanye

Jumat, 21 September 2018, 17:05 WIB | Laporan: Lopi Kasim

Rahmat Effendi dan Tri Adhiyanto/Net

Walikota dan Wakil Walikota Bekasi, Rahmat Effendi dan Tri Adhiyanto telah dilantik menjadi pemimpin di Kota Patriot itu, Kamis (20/9) kemarin.

Anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat VI, yang meliputi Kota Bekasi dan Kota Depok, Intan Fauzi mengajak seluruh warga Bekasi mendukung kedua pemimpin tersebut agar program serta janji kampanyenya bisa terwujud. Sebab, kata dia, tanpa dukungan masyarakat, mustahil bisa mengeksekusi program yang sudah ditetapkan.

"Saya percaya dan optimistis, kedua pasangan terpilih dapat menjalankan amanat membawa daerah ini ke arah lebih baik. Apalagi, keduanya memiliki modal politik yang sangat kuat dengan dukungan dari mayoritas masyarakat Bekasi," ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (21/9).

Menurut Intan, kuatnya dukungan memudahkan keduanya mengimplementasi program yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat.

"Karena itu, saya berharap agar Walikota dan Wakil Walikota kita ini selalu memperhatikan kesejahteraan masyarakat Bekasi. Sebab, masyarakat Bekasi membutuhkan sentuhan pemerintah Bekasi melalui kebijakan dan program pro rakyat dan umat," kata Intan.

Dikatakan Intan, selalu dekat dengan rakyat dan menjaga komitmen serta amanah merupakan salah satu kunci seorang pemimpin sukses. Dirinya percaya, Rahmat Effendi dan Tri Adhiyanto sangat paham apa yang dibutuhkan masyarakat Bekasi saat ini.

"Saya percaya, masyarakat Kota Bekasi menaruh harapan yang sangat besar kepada kedua pemimpin ini, terutama perubahan mendasar bagi kehidupan masyarakat yaitu meningkatnya taraf kesejahteraan. Jadi, harus mampu memprioritaskan program-program untuk direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini," tuturnya.

Diharapkan, lanjut Intan, keduanya bisa langsung bekerja guna mewujudkan janji kampanye sebelumnya. Hal ini penting agar seluruh janji kampanye segera diwujudkan supaya tak hanya sekedar janji manis belaka yang kemudian dilupakan saat terpilih.

"Prinsipnya, semua janji kampanye harus ditunaikan. Janji politik adalah uang yang harus dibayar," pungkasnya.[lov]

Editor:

Kolom Komentar


loading