MPR Minta Program Deradikalisme Dioptimalkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/soraya-novika-1'>SORAYA NOVIKA</a>
LAPORAN: SORAYA NOVIKA
  • Senin, 14 Mei 2018, 11:54 WIB
MPR Minta Program Deradikalisme Dioptimalkan
Mahyudin/RMOL
rmol news logo Setiap elemen masyarakat diminta untuk tidak saling tuding dan sibuk mencari kambing hitam dalam menanggapi kasus terorisme di Surabaya, Minggu (13/5).

Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menjelaskan, seharusnya masyarakat melakukan langkah-langkah nyata agar terorisme bisa hilang dari bumi Indonesia.

“Bukan saatnya kita mencari kambing hitam, menyalahkan siapa, atau mengutuk sana sini. Searusnya yang dilakukan itu langkah-langkah nyata bagaimana terorisme ini bisa benar-benar tidak ada di bumi Indonesia ini," ujarnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/5).

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah program deradikalisme yang belum maksimal dilakukan pemerintah. Sebab, banyak residivis kasus teror yang kembali melancarkan aksi teror usai keluar dari penjara.

“Ini yang harus dievaluasi, berikut fasilitas-fasilitas juga harus disiapkan anggaran dalam porsi yang lebih baik," papar Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Golkar itu.

Menurutnya, residivis terorisme sendiri perlu tahanan khusus dan terpisah dengan penanganan yang serius.

"Teroris ini sakit sebenarnya, disembuhkan melalui program deradikalisasi itu. Jangan sampai dicampur dengan tahanan umum, disiapkan sedemikian rupa," tukasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA