Generasi Terpelajar Harus Paham Relasi Keislaman Dengan Keindonesiaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 24 Agustus 2017, 13:18 WIB
Generasi Terpelajar Harus Paham Relasi Keislaman Dengan Keindonesiaan
Hidayat Nur Wahid/Net
rmol news logo . Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengajak para generasi muda di kampus dan kalangan cendekiawan untuk betul-betul menggali dan memahami bagaimana relasi antara keislaman, keindonesiaan dan tantangan masa kini. Untuk kemudian menjaga kemerdekaan dengan cara yang baik dan benar.

"Sebagaimana dulu semangat yang menggelora diwariskan para tokoh Islam," kata HNW dalam acara Sosialisasi Empat MPR di Aula KH. Abdullah Siddiq, Universitas Ibn Khaldun Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/8).

Hadir dalam acara ini dua Anggota MPR Mardani dan Soenman Jaya, serta Wakil Rektor bidang Akademi Universitas Ibn Khaldun Bogor Ruhenda dan ratusan mahasiswa sebagai peserta.

Di depan peserta, HNW mengingatkan bahwa keindonesiaan adalah sebagai warisan sejarah perjuangan para ulama, para laskar Hizbullah, Sabilillah, termasuk politisi Islam.

"Untuk kemudian kita jaga supaya tidak keluar dari jalur fitrahnya, menjadi terjajah lagi," kata politisi senior PKS ini.

Dalam kesempatan itu, HNW juga mengajak para mahasiswa untuk memahami sejarah tentang relasi umat Islam dan Indonesia sehingga tidak ada lagi yang ada merasa dirinya paling pancasilais, dan yang lain dituduh anti Pancasila hanya karena perbedaan pilihan politik. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA