Dengan demikian, sudah tertera dalam sejarah bahwa MPR telah menyelenggarakan Sidang Tahunan MPR 2017 yang diikuti Presiden RI dan Wakil Presiden RI serta Ketua lembaga-lembaga negara.
"Kemudian dari sisi hukum tata negara sudah mempunyai landasan hukum sendiri sehingga tradisi ini ke depan hal ini penting untuk terus dilanjutkan," ujarnya.
Hidayat Nur Wahid mengungkapkan bahwa isi pidato yang disampaikan Presiden Jokowi sudah bagus. Namun begitu, sejumlah capaian yang dipaparkan Jokowi tersebut harus betul-betul berbasiskan pada fakta di lapangan dan komitmen yang serius untuk nanti dilaksanakan.
"Saya pikir laporan Presiden itu sudah dipersiapkan secara matang, hanya apakah memang demikian kejadiannya di lapangan dan bagaimana itu benar-benar diimplementasikan itulah rekan-rekan di DPR yang melakukan pengawasan karena tugas pengawasan ada di DPR maupun sebagiannya ada di DPD," imbuhnya.
Maka dari itu, ia meminta DPR dan DPD untuk melakukan peran pangawasan. Karena dengan begitu, akan diketahui apakah kenyataan di lapangan sama dengan isi pidato Presiden Jokowi.
"Daya kritis DPR dan DPD adalah penting," tandasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: